Beranda / Bunga / 7 Jenis Bunga Tahan Panas: Bikin Taman Tetap Kece di Tengah Terik!
Jenis Bunga Tahan Panas
Bunga

7 Jenis Bunga Tahan Panas: Bikin Taman Tetap Kece di Tengah Terik!

Jenis Bunga Tahan Panas – Siapa bilang mempunyai sebuah taman yang indah itu harus ribet, kalau pun tinggal di daerah yang mataharinya “galak” banget?

Nah justru itulah banyak banget lho jenis bunga tahan panas yang bisa bikin halaman rumah kamu tetap segar, penuh warna, dan auto-aesthetic tanpa perlu perawatan yang bikin pusing tujuh keliling.

Inilah Jenis Bunga Tahan Panas, Rekomended Banget!

Artikel ini akan mengajak kamu untuk lebih mengenal dengan para ‘pejuang’ di dunia bunga yang pantang layu meski dijemur seharian.

Dijamin, kamu bakal langsung semangat buat mulai berkebun!

1. Bougainvillea (Bunga Kertas): Sang Ratu Tahan Banting

Gak afdol rasanya kalau ngomongin jenis bunga tahan panas tapi gak nyebut Bougainvillea atau yang biasa kita kenal bunga kertas.

3 Jenis Tanaman Hias Agloenema Paling Terkenal

Kenapa Dia Kuat?

Suka nongkrong di bawah sinar matahari

Yang membuatnya unik, yakni semakin terik matahari menyinari, maka warna kelopaknya (sebenarnya adalah daun pelindung/braktes) akan semakin cerah dan “gonjreng”.

Perawatan chill

Tanaman ini terkenal sangat bandel. Kamu hanya cukup memastikan bahwa media tanamnya punya drainase yang bagus (alias air gak menggenang), dan siram secukupnya.

Jangan takut memangkas! Karena pemangkasan rutin ini justru akan semakin merangsang lebih banyak bunga agar bermunculan.

Jual Tanaman Hias Jogja

Tips santai

Kalau bunga kertas kamu kurang berbunga, ada baiknya kamu coba “puasakan” air sebentar (jangan disiram sampai tanahnya benar-benar kering), lalu siram lagi seperti biasa.

Yang mana cara seprti ini seringkali memicu tanaman untuk segera berbunga lebat!

2. Portulaca (Krokot/Bunga Pukul Sembilan): Si Mungil yang Ceria

Jenis Bunga Tahan Panas

Jenis Bunga Tahan Panas (Portulaca)

Meskipun ukurannya kecil, Portulaca atau Bunga Krokot punya semangat yang besar. Dijuluki juga dengan sebutan “bunga pukul sembilan” karena biasanya mekar saat matahari mulai terbit dan memancarkan sinarnya yang paling intens di pagi hari.

Keunggulan portulaca

Tahan kekeringan

Agar Kolam Koi Sehat, Lakukan 3 Hal Berikut Ini

Portulaca termasuk salah satu jenis sukulen, yang artinya dia bisa menyimpan air di batang dan daunnya yang sangat tebal.

Jadi, kalau kamu lupa nyiram sehari dua hari, dia masih santuy.

Warna-warni meriah

Dilihat dari warna bunganya, biasanya terdiri dari merah menyala, kuning cerah, oranye, hingga pink lembut. Bunga ini sangat cocok banget buat kamu yang pengen punya ground cover alias penutup tanah yang penuh warna.

Gampang banget diperbanyak

Kamu cuma bermodalkan stek batang, sebentar juga sudah jadi tanaman baru. “Literally” cocok untuk para pemula.

3. Lantana: Bunga Mini dengan Kombinasi Warna yang Unik

Jenis Bunga Tahan Panas

Jenis Bunga Tahan Panas (Lantana)

Pernahkah kamu melihat bunga kecil-kecil yang warnanya dalam satu tangkai bisa berubah-ubah? Nah, itulah bunga lantana.

Salah satu jenis tanaman semak berbunga ini merupakan favorit bagi para lebah dan kupu-kupu.

Kelebihan

Bikin taman lebih hidup

Duberkahi dengan bunga yang berwarna-warni inilah yang membuat bunga yang satu ini akan menjadikan taman kamu lebih hidup, asri dan berwarna.

Penyerap panas

Lantana adalah tanaman tropis sejati yang bisa tumbuh subur dan mekar sepanjang tahun meskipun diterpa oleh cuaca yang sangat panas.

Minim drama

Bunga lantana ini bisa tumbuh baik di berbagai kondisi tanah, bahkan di tanah yang kurang subur sekalipun. Sering-seringlah memangkas agar bentuknya rapi dan bunganya semakin banyak.

4. Zinnia (Kembang Ratna): Bunga Cut Flower Idaman

Buat kamu yang suka memotong bunga untuk dipajang di vas, Zinnia adalah pilihan yang tepat. Bentuk bunganya bulat padat dengan kelopak bertumpuk, dan yang paling penting: sangat mencintai sinar matahari!

Kebutuhan zinnia

Matahari penuh

Zinnia sangat membutuhkan setidaknya 6-8 jam sinar matahari penuh setiap hari agar bunganya mekar sempurna dan sehat.

Penyiraman teratur

Meskipun tahan akan cuaca panas, bunga zinnia tetap membutuhkan air, terutama saat baru ditanam. Sebaiknya kamu siram secukupnya, hindari saat menyiram jangan sampai air menggenang.

5. Marigold (Kenikir): Si Cantik Pengusir Hama

Marigold atau sering juga disebut Kenikir, selain punya warna kuning dan oranye yang hangat, juga punya bonus: aroma khas yang bisa mengusir hama (terutama nematoda di tanah).

Keuntungan Menanam Marigold

Perawatan super mudah

Siram teratur, dan kemudian kamu biarkan tanahnya mengering sempurna sebelum disiram lagi. Ya cuma sesederhana itu kok!

Bunga non-stop

Kalau kamu rajin membersihkan bunga yang sudah layu (deadheading), hasilnya Marigold akan terus memproduksi bunga-bunga yang baru.

6. Kamboja Jepang (Adenium obesum): Si Seksi Tahan Kekeringan

Jenis Bunga Tahan Panas

Jenis Bunga Tahan Panas (Adenium)

Jangan tertipu dengan namanya, Kamboja Jepang atau Adenium ini aslinya berasal dari daerah kering di Afrika dan Timur Tengah.

Batangnya yang tebal (caudex) berfungsi sebagai gudang penyimpanan air, mirip seperti kaktus.

Karakteristik unik

Mekar sepanjang tahun

Kalau dirawat dengan benar, bunganya yang eksotis dengan warna cerah (merah, pink, putih) bisa mekar tanpa henti.

Benci air berlebihan

Ini penting! Adenium lebih baik kekurangan air daripada kelebihan. Media tanamnya harus sangat porous (berpasir) dan drainasenya super lancar.

7. Hibiscus (Kembang Sepatu): Tropis dan Mempesona

Bunga besar dan cantik ini adalah pemandangan umum di negara tropis seperti Indonesia. Kembang Sepatu atau Hibiscus menyukai kehangatan dan tidak masalah dengan sinar matahari penuh.

Perawatan kembang sepatu

Butuh ngemil

Karena bunganya besar dan sering mekar, Kembang Sepatu termasuk tanaman yang “rakus” nutrisi. Berikan pupuk secara teratur agar bunganya rajin muncul.

Jaga kelembaban tanah

Walaupun tahan panas, ia tidak tahan kekeringan total. Pastikan tanahnya tetap lembap, terutama saat cuaca sangat terik.

3 Tips Merawat Bunga Tahan Panas Bagi Pemula

Meskipun disebut “tahan panas”, mereka tetap makhluk hidup, guys. Berikut tiga tips sederhana agar mereka tetap bahagia

1. Penyiraman di Waktu yang Tepat

Siramlah di pagi hari (sebelum jam 9) atau sore hari (setelah jam 4). Menyiram saat matahari lagi terik-teriknya bisa membuat air cepat menguap, atau bahkan tetesan air yang menempel di daun malah bertindak seperti kaca pembesar yang membakar daun.

2. Drainase yang Baik

Pastikan pot atau lahan tanam kamu punya drainase yang super baik. Bunga tahan panas umumnya lebih takut kaki basah (akar busuk karena terendam air) daripada kepala panas (terkena sinar matahari).

3. Mulsa (Penutup Tanah)

Ada baiknya jika kamu bisa menambahkan lapisan penutup tanah (mulsa) dari sekam, kerikil, atau daun kering di sekitar pangkal tanaman.

Hal ini akan membantu untuk menjaga kelembaban tanah dan menghindari akar dari panas berlebih.

Kesimpulan

Dengan memilih jenis bunga tahan panas seperti di atas, maka kamu gak perlu lagi khawatir tamannya layu dan kering saat musim kemarau datang.

Jadi, bunga mana yang mau kamu adopsi duluan?

Artikel Terkait

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *